1. Apa itu jerawat?
2. Apa saja jenis-jenis jerawat?
3. Apa penyebab munculnya jerawat?
Oke oke, harap tenang saudara-saudara sekalian =D
Penulis akan berbagi sebuah informasi mengenai jerawat, informasi ini penulis dapat dari berbagai sumber di alam semesta. Langsung saja..
Penulis akan berbagi sebuah informasi mengenai jerawat, informasi ini penulis dapat dari berbagai sumber di alam semesta. Langsung saja..
Apa itu jerawat?
Jerawat
merupakan salah satu penyakit kulit yang lumayan banyak penderitanya.
Jerawat adalah kelainan yang berasal dari hormon dan zat pada kelenjar
minyak di kulit dan folikel rambut. Faktor ini menyebabkan
pori-pori tersumbat dan jerawat pun muncul. Jerawat sering tumbuh di
wajah dan sangat mengganggu. Selain di wajah, jerawat juga sering muncul
di daerah leher, dada, punggung dan bahu.
"Tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya." Kligmann (Peneliti Masalah Jerawat)
Jenis-jenis jerawat
Berikut ini merupakan beberapa jenis jerawat beserta gambar untuk memudahkan anda dalam mengetahui jenis-jenis jerawat.
1. Komedo

Komedo, atau bagian jerawat dasar merupakan folikel rambut yang tersumbat dengan sel-sel minyak dan kulit mati.

Komedo hitam adalah komedo yang terbuka di permukaan kulit. Komedo hitam dipenuhi dengan kelebihan minyak dan sel kulit mati.
Komedo menjadi hitam bukan disebabkan karena kotoran, melainkan reaksi minyak terhadap udara lah yang menyebabkan komedo menjadi berwarna hitam. Komedo hitam ini dapat di tangani dengan krim atau ramuan tradisional lainnya.

Komedo yang tetap tertutup pada permukaan kulit disebut komedo putih. Hal ini terjadi ketika sel-sel minyak dan kulit mencegah folikel rambut tersumbat di pembukaan. Banyak cara untuk mengobati komedo putih ini dimulai dari cara alami maupun lainnya.
2. Jerawat Ringan

Jerawat di kategorikan "ringan" jika anda memiliki kurang dari 20 komedo atau kurang dari 15 benjolan yang meradang atau kurang dari 30 jerawat yang berisi cairan. Jerawat ringan biasanya diobati dengan cara alami ataupun lainnya. Jerawat ringan ini bisa memakan waktu hingga delapan minggu di dalam penanganannya untuk melihat peningkatan yang signifikan.
3. Jerawat Batu ( Jerawat Nodulocystic)

Orang dengan jerawat nodulocystic atau jerawat batu merupakan perpaduan antara kista yang meradang dan nodul. Jerawat bisa berubah menjadi merah tua atau ungu. Jerawat jenis ini, sering meninggalkan bekas luka yang sangat parah.
4. Jerawat Kista

Jerawat Kista yang besar ini berisi nanah yang mirip dengan bisul yang biasanya terjadi pada badan. Sepertihalnya nodul, jerawat kista ini sangatlah menyakitkan dan harus di rawat oleh dokter kulit.
Biasanya seseorang yang memiliki jerawat kista ini merupakan suatu tanda jerawat sedang melakukan transformasi ke tingkat yang jauh lebih parah lagi.
5. Nodul

Nodul merupakan jerawat besar yang benjolannya sangat sakit apabila merasakan sentuhan.
6. Jerawat Mekanikal

Jerawat mekanikal disebabkan oleh panas, gesekan, dan tekanan terhadap kulit, dan muncul akibat terlalu seringnya memakai peralatan olahraga seperti helm atau topi baseball dan sebagainya.
Jerawat mekanikal disebut juga “jerawat olahraga diinduksi” karena sering terjadi pada atlet. Tindakan pencegahan termasuk memakai bahan penyerap di bawah peralatan olahraga dan mandi segera setelah aktivitas olahraga.
7. Jerawat Rosacea

1. Komedo

Komedo, atau bagian jerawat dasar merupakan folikel rambut yang tersumbat dengan sel-sel minyak dan kulit mati.

Komedo hitam adalah komedo yang terbuka di permukaan kulit. Komedo hitam dipenuhi dengan kelebihan minyak dan sel kulit mati.
Komedo menjadi hitam bukan disebabkan karena kotoran, melainkan reaksi minyak terhadap udara lah yang menyebabkan komedo menjadi berwarna hitam. Komedo hitam ini dapat di tangani dengan krim atau ramuan tradisional lainnya.

Komedo yang tetap tertutup pada permukaan kulit disebut komedo putih. Hal ini terjadi ketika sel-sel minyak dan kulit mencegah folikel rambut tersumbat di pembukaan. Banyak cara untuk mengobati komedo putih ini dimulai dari cara alami maupun lainnya.
2. Jerawat Ringan

Jerawat di kategorikan "ringan" jika anda memiliki kurang dari 20 komedo atau kurang dari 15 benjolan yang meradang atau kurang dari 30 jerawat yang berisi cairan. Jerawat ringan biasanya diobati dengan cara alami ataupun lainnya. Jerawat ringan ini bisa memakan waktu hingga delapan minggu di dalam penanganannya untuk melihat peningkatan yang signifikan.
3. Jerawat Batu ( Jerawat Nodulocystic)

Orang dengan jerawat nodulocystic atau jerawat batu merupakan perpaduan antara kista yang meradang dan nodul. Jerawat bisa berubah menjadi merah tua atau ungu. Jerawat jenis ini, sering meninggalkan bekas luka yang sangat parah.
4. Jerawat Kista

Jerawat Kista yang besar ini berisi nanah yang mirip dengan bisul yang biasanya terjadi pada badan. Sepertihalnya nodul, jerawat kista ini sangatlah menyakitkan dan harus di rawat oleh dokter kulit.
Biasanya seseorang yang memiliki jerawat kista ini merupakan suatu tanda jerawat sedang melakukan transformasi ke tingkat yang jauh lebih parah lagi.
5. Nodul

Nodul merupakan jerawat besar yang benjolannya sangat sakit apabila merasakan sentuhan.
6. Jerawat Mekanikal

Jerawat mekanikal disebabkan oleh panas, gesekan, dan tekanan terhadap kulit, dan muncul akibat terlalu seringnya memakai peralatan olahraga seperti helm atau topi baseball dan sebagainya.
Jerawat mekanikal disebut juga “jerawat olahraga diinduksi” karena sering terjadi pada atlet. Tindakan pencegahan termasuk memakai bahan penyerap di bawah peralatan olahraga dan mandi segera setelah aktivitas olahraga.
7. Jerawat Rosacea

Jerawat
ini biasanya meradang pada wanita dengan usia 30-50 tahun. Pada
permulaannya, jerawat ini akan menunjukan sifat kemerahan dan pada
akhirnya menimbulkan garis-garis kasar dan membuat lipatan pada daerah
hidung.
8. Jerawat Punggung (Jerawat Conglobata)
Jerawat conglobata atau lebih dikenal dengan jerawat punggung adalah salah satu bentuk yang paling parah dari jerawat. Jerawat ini melibatkan banyak nodul meradang yang terhubung ke bawah kulit dengan nodul yang lainnya.
Hal ini dapat mempengaruhi munculnya jerawat-jerawat yang baru di sekitar leher, dada, lengan, dan bokong. Jerawat ini sering meninggalkan bekas luka dan pada umumnya jerawat jenis ini lebih sering terjadi pada laki-laki
9. Papula
Papula adalah jenis komedo yang meradang, membentuk benjolan merah atau merah muda kecil pada permukaan kulit. Jenis jerawat ini sangat sensitif terhadap sentuhan.
Apabila anda meremasnya, maka bisa membuat peradangan jerawat yang lebih buruk dan dapat menyebabkan bekas luka. Sebagian besar kasus jerawat papula ini dapat menunjukkan jerawat yang sedang berkembang ke level yang lebih berat lagi.
8. Jerawat Punggung (Jerawat Conglobata)
Jerawat conglobata atau lebih dikenal dengan jerawat punggung adalah salah satu bentuk yang paling parah dari jerawat. Jerawat ini melibatkan banyak nodul meradang yang terhubung ke bawah kulit dengan nodul yang lainnya.
Hal ini dapat mempengaruhi munculnya jerawat-jerawat yang baru di sekitar leher, dada, lengan, dan bokong. Jerawat ini sering meninggalkan bekas luka dan pada umumnya jerawat jenis ini lebih sering terjadi pada laki-laki
9. Papula
Papula adalah jenis komedo yang meradang, membentuk benjolan merah atau merah muda kecil pada permukaan kulit. Jenis jerawat ini sangat sensitif terhadap sentuhan.
Apabila anda meremasnya, maka bisa membuat peradangan jerawat yang lebih buruk dan dapat menyebabkan bekas luka. Sebagian besar kasus jerawat papula ini dapat menunjukkan jerawat yang sedang berkembang ke level yang lebih berat lagi.
10. Pustula
Pustula adalah jenis lain dari jerawat yang meradang. Mereka menyerupai komedo putih dengan bentuk peradangan kulit seperti cincin merah di sekitar benjolanya.
Benjolan biasanya penuh dengan nanah putih atau kuning. Hindari untuk mencubit atau meremas pustula. Mencubit atau berusaha mengangkatnya dengan kuku atau bagian jari yang lainnya dapat menyebabkan bekas luka atau bintik-bintik gelap yang lebih permanen pada kulit.
Penyebab munculnya jerawat
Jerawat muncul ketika folikel rambut tersumbat oleh percampuran sel kulit mati, kotoran dan sebum (zat yang diproduksi kelenjar minyak).
Berikut ini merupakan faktor-faktor yang dapat menyebabkan kemunculan jerawat, di antaranya :
1. Produksi minyak berlebih
Jerawat
tidak selalu muncul karena kotor, tapi lebih disebabkan faktor dalam
tubuh. Jerawat muncul akibat dari produksi kelenjar minyak (sebaceus gland) yang berlebihan sehingga menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit.
2. Keturunan
Adapun
menurut beberapa studi lain yang menyebutkan bahwa penyebab jerawat
adalah dari faktor genetik. Apabila orang tua kita berjerawat, maka
kemungkinan anaknya pun mengalami masalah serupa.
3. Masa Pubertas
Pada
masa pubertas, produksi sebum meningkat seiring dengan tingginya
produksi hormon testosteron bahkan melebihi kuantitas yang dibutuhkan
kulit.
4. Sel-sel kulit mati
Jerawat
disebabkan oleh kelebihan kelenjar minyak yang diproduksi hormon
androgen. Jerawat timbul karena kelenjar minyak yang berlebih tersebut
bercampur dengan sel kulit mati. Ketika sel-sel kulit itu bercampur
dengan debu atau kotoran maka campuran tersebut dapat membentuk
penyumbat pada pori-pori.
5. Bakteri
Yang
membuat masalah semakin rumit, bakteri biasanya ada di kulit, yang
disebut p.acne, yang cenderung berkembang biak di dalam kelenjar
sebaceous yang tersumbat, yang menghasilkan zat-zat yang menimbulkan
iritasi daerah sekitarnya. Kelenjar tersebut terus membengkak, dan
mungkin akan pecah, kemudian menyebarkan radang ke kulit daerah
sekitarnya. Inilah yang menyebabkan jerawat batu jenis yang paling
mungkin, yaitu meninggalkan pigmentasi jangka panjang dan bekas luka
seperti cacar yang permanen.
6. Kosmetik
Penyumbatan pori-pori seringkali terjadi oleh penggunaan kosmetik yang mengandung banyak minyak atau penggunaan bedak yang menyatu dengan foundation. Foundation yang terkandung pada bedak menyebabkan bubuk bedak mudah menyumbat pori-pori.
7. Obat-obatan
Konsumsi obat kortikosteroid, baik oral (obat minum) maupun topical (obat oles), yang mengakibatkan daya tahan tubuh menurun, juga meningkatkan potensi timbulnya jerawat karena aktivitas bakteri patogen yang meningkat.
8. Telepon Genggam
Permukaan telepon genggam bisa jadi media subur untuk tumbuhnya bakteri. Untuk mencegahnya, bersihkan permukaan telepon secara rutin dengan alkohol, dan usahakan jangan menempelkan telepon genggam ke pipi ketika menelepon.
9. Stress
Kenapa
Stress menyebabkan munculnya jerawat? Hal ini disebabkan ketika
seseorang mengalami stress, maka metabolisme tubuh akan terganggu dan
akhirnya menyebabkan munculnya jerawat.